Selamat datang di laman blog Toni Blank.
Menikmati kegilaan-kegilaan khas ala Toni,
berformat tulisan sebagai lanjutan versi
visual
(Pengelola)

Rokok Rasa Kaldu Ayam Kegemaran Toni

Ini catatan tentang Toni dan rokok saat kuliah di Amrik saat masih bersama Papi Clinton

Toni Pertama Sekali Jatuh Cinta

Ini tentang pengalaman dengan anak erte sebelah aja kali ya. Njenengan gak usah ngiri yo?

Toni Sang Saintis Jebolan Negeri Paman Sam

Sekian banyak penemuan yang sudah Toni hasilkan. Sekarang sedang masa menunggu izin dari kepala desa dan RT

Butir-butir Pikiran Ilmiah Toni

Menurut Toni bulu hidung dan kumis bisa menjadi sebuah ciri tersendiri untuk seseorang menjadi politikus yang ilmuwan, ilmuwan yang politikus. Resep-resepnya membantu kita untuk bisa segera mencari racun tikus

Toni, Sex and The Siti

Toni bicarakan alasan ilmiah kenapa film barat lebih menarik. Menurutnya karena bintang film barat lebih cantik dari Siti. Sedang di Indonesia, banyak orang malah selingkuhi pembantu

Monday, August 8, 2011

Keberhasilan Toni Menangkap Nazaruddin

Sebenarnya Nazaruddin ditangkap di Salemba saat dia masih menjadi aktifis mahasiswa. Lalu kemudian ditangkap lagi di Columbia. Dan secara harmonis dan simetris Toni berhasil tangkap dia.

Toni bisa lakukan pekerjaan spektakuler pro love itu dengan mengandalkan warisan bapak Toni. Alat itu memiliki mukjizat karena bisa menangkap tikus. Karena di kampung Toni, setelah gempa gak ada lagi tikus, jadi Toni gunakan untuk menangkap koruptor.

Sebelumnya, dengan bantuan Papi Obama, Toni sudah merancang strategi non medis untuk membuat Nazaruddin tetap memiliki vitalitas. Dari sana, bisa mencegahnya menderita ejakulasi dini. Juga bisa mengobati asma, batuk-batuk, epilepsi dan juga impotensi. Nah, bersama tim dari Pentagon kita memburu Nazaruddin karena dia sudah membuat Papi SBY menjadi susah.

Toni tidak merasa bangga karena sudah menangkap Nazaruddin karena Toni tidak mau sombong-sombong. Karena secara manufaktur, sombong itu tidak produktif dan cenderung mengakibatkan terwujudnya tatanan nilai-nilai yang psycho atau psiko atau juga Bo Bo Ho. Pro love sekali, Toni mendapat penghargaan karena sudah berhasil menangkap penjahat perang. Walaupun Nazaruddin itu dulu kerap main gundu dengan Toni di Gedung Putih. Toni tidak mau KKN. Toni tidak mau Kick Kriuk Nation atau free kick ke pemerintah

Saturday, July 30, 2011

Toni dan Donald Rumsfeld: Dua Politikus Pecinta Jengkol, Lho

Toni akrab dengan menteri pertahanan Amerika pada jaman mereka masih dijajah Belanda itu. Sering makan bareng di warteg di Detroit dan lari pagi di sepanjang jalan kereta api di Michigan. Setiap kita makan di warteg, Donald pasti memilih untuk makan jengkol. Seleranya Indonesia banget, bo (lho?). Karena kita memiliki kemiripan dalam pola pikir, maka setiap sarapan pagi pun, jengkol menjadi sasaran. Setelah makan baru berlanjut dengan lari pagi.

Di situ letak kelebihan kami. Karena memilih lari pagi setelah sarapan. Dengan begitu aroma mulut yang sudah dilengkapi dengan jengkol itu bisa dinetralisir secara alamiah. Maksude, bau mulutku sudah bisa dipastikan terhirup si Donald yang gak ada hubungan dengan bebek itu. Sedang bau mulutnya juga demikian. Itu terjadi karena sambil lari pagi kita mengobrol panjang lebar (yang tidak terhitung, karena selalu lupa bawa meteran). Kita bicarakan masalah korupsi di Indonesia dan skizofrenia di Amerika. Sampai kita juga bicarakan rahasia masing-masing dalam menaklukkan perempuan-perempuan cantik di seantero jagad. Donald menamakan jurusnya dengan:"Semar Jengkol," dan jurusku,"Jengkol Semar." Bedanya, jurus Donald bikin mata cewek kagum terpesona. Sedang jurusku membuat cewek-cewek melotot karena kaget.

Jengkol pun terkadang tidak adil ya? Jengkol yang dimakan Donald, aromanya gak terlalu dipedulikan karena sudah tenggelam dengan pesona Donald plus nama besarnya. Sedangkan jengkolku makin tajam aromanya, apalagi setelah orang-orang melihat tampangku.

Kesimpulannya adalah, soal keadilan, jengkol pun bisa gak adil. Yo ora, mas?

Monday, July 25, 2011

Jurus Ilmiah Toni Taklukkan Lawan Jenis (Berdasar Kajian Perang Teluk)

Toni dari sejak awal terjadi Perang Teluk antara Bush, Saddam Hussein dan Chris John sudah meneliti dengan detail dan seksama; cara melakukan penaklukan terhadap lawan jenis. Toni sangat paham dan mengerti banyak kaum lajang yang pusing sampe 17 keliling (kamar mandi). Mereka melakukan suatu terobosan yang sangat penting untuk menyukseskan Keluarga Berencana. Pak Harto menaikkan pangkat Bush dan Saddam Hussein waktu itu.

Semasih Toni di Ottawa dalam rangka riset masalah pangan internasional yang membuat banyak gadis lakukan aborsi. Toni temukan sebuah fakta bahwa itu disebabkan oleh seks bebas yang tidak pergunakan kondom. Sedang tentara Amerika setiap melakukan operasi luar negeri tidak perlu lupakan itu. Meski dalam beberapa kasus, karena meletakkan permen karet dalam satu saku dengan kondom, salah seorang jenderal Amerika yang bertugas di sana sampai mengunyah kondom. Itu satu hal yang sangat melecehkan nilai-nilai demokrasi yang selama ini digaungkan oleh negeri Papi Washington itu. Maka Toni minta saja beberapa kabinet di Indonesia atau menterinya dipecat. Mereka diminta jadi guru di SD-SD daerah terpencil agar bisa menciptakan masyarakat yang beriman dan bertakwa. Kan ini sudah dekat dengan puasa kan?

Makanya, dalam banyak seminar, Toni sering bilang ke pesertanya untuk perhatikan temuan riset Toni. Jika ingin untuk bisa menaklukkan lawan jenis, dan bisa mencegah praktik aborsi yang dilarang oleh FAO atau Food and Agriculture Organization: jangan mengunyah kondom. Sekali lagi, tindakan itu sangat tidak ilmiah. Sebab bisa memicu perang teluk lagi ke depan yang akan membuat Amerika terpuruk ekonominya.Kalau ekonomi terpuruk, jangan sampeyan berharap bisa taklukkan lawan jenis. Saparatos!

Cara Toni Menjaga Kejantanan

Lelaki itu mbok ya harus jantan.Ada banyak penemuan ilmiah Toni untuk membuat kaum lelaki atau komponen paralel yang sejenis kelamin denganku tetap perkasa. Banyak yang perkasa bisa terkenal, salah satunya Bondan Prakoso dengan Rest in Peace dan lagunya Hit Me Baby One More Time.

Secara ilmiah, ada pola mekanis semi testis yang membuat lelaki bisa lebih terlihat macho. Pertama dari kumisnya harus dipastikan sama dengan kumis Toni. Bulu hidung harus besambung secara koneksi dan nepotisme dengan bulu hidung. Sebab ini benar-benar akan membuat perempuan secantik Lady Gaga, Kate Middleton jatuh cinta dan mereka berteriak histeris.Ini terbukti saat mereka nonton bola pada pertandingan PMS Makasar dengan Blackburn Rovern dalam konferensi tiga dimensi atau 3D dengan Juventus.

Kemudian, pastikan otot-otot kaum lelaki yang ingin meneladaniku agar tidak banyak-banyak habiskan air untuk terlalu banyak mand. Aroma alamiah lelaki itu sangat seksi di mata perempuan (kalau di hidung, cuma perempuan yang bisa jawab jujur). Maka, lakukanlah studi banding bersama Komisi A DPR RI ke berbagai belahan dunia.Toni akan menemani dengan membawa laboratorium Toni ke mana-mana. Agar, kedaulatan Republik INA tetap terjaga. All love blank

Joko Bodo dan Penemuan Toni untuk Meningkatkan Kualitas Otak

Saat itu aku, di Jerman, di Munich jadi salah satu yang terpilih untuk hadir di acara pertemuan ilmuwan.Semua ilmu, dengan semangat Pancasila diterima dan ditampung di sana untuk menjadi peserta. Mak Erot termasuk salah seorang ilmuwan non kontemporer yang datang.Beliau, dalam sejarah yang disampaikan di konferensi tersebut mempresentrasikan tentang sejarah berdirinya Monas di Jakarta. Aku bangga, meski itu bukan ilmuku.

Dari Indonesia, juga ada Ki Joko Bodo yang dateng. Tapi waktu itu, biar terlihat ilmiah, ilmuwan santet ini mencukur semua bulu yang ada.

"Bukan bagian ritual kan, Ki," tanyaku waktu itu. Sebab aku sendiri masih lengkap amunisi jenggot dan kumis sambil berharap dapet cewe Jerman.
"Yo ora toh Ton. Iki cuma kita bisa terlihat sejajar dengan ilmuwan Jerman."

"Oh," aku wong gak mudeng lha ya cuma bisa ngerespon segitu saja, saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air.

Setelah presentasi Mak Erot dengan judul materi,"How To Create a Bigger and Longer Monas?" Sekian ratus ilmuwan yang hadir melongo jadinya.

Ki Joko Bodo yang memang dari hari pertama duduk di sampingku nyeletuk,"Lihat, Ton. Jangan sepelekan ilmuwan tradisional nusantara. Iku Mak Erot bikin mereka pada melongo dengan ilmu beliau."

Aku manggut-manggut biar tetap terlihat sebagai ilmuwan yang berwibawa plus berkharisma.

Baru kemudian Mr Rhenald Kasali Lombardi dari Stuttgart University yang terkenal dengan masakan tahu goreng isi ayam itu maju, karena beliau jadi MC atau microphone."Kita mintakan kesediaan Mr Ki Joko Bodo untuk presentasikan materi ilmiah dari dunia persantetan. Dengan judul makalah,"Santet as the Biggest Sciences,"

"Kepada Mr Joko, dipersilakan maju ke depan.Jangan lupa baca bismillah," Kata professor dari Stuttgart itu.

"Nggih, prof" Sahut Ki joko.

Saudara-saudara.Sambil Joko naik panggung, aku harus jelasan lebih dulu bahwa dalam konferensi itu, meski diadakan di Jermann, namun kebanyakan ilmuwan dari Indonesia.Kesepakatan yang berasas pada praduga tak bersalah seperti saat menghadapi koruptor di Indonesia juga berlaku di sini.Jadi kami gak merasa bersalah untuk perkenalkan bahasa Indonesia sesuai Ejaan Yang Disempurnaan atau disebut dalam fisika dengan EYD. Maklum pemimpin acara atau MC, Mr Rhenald masih ada darah Indonesia, Jerman, Italia dan berbagai macam darah. Dan di sini beliau dikenal sebagai ilmuwan hipertensi. Maksude karena beliau memiliki banyak darah. Beliau juga rajin nyumbang darah ke Palang Merah Indonesia.

"Assalaamualaikum warahmatullohi waarakatuh!" Joko ngebuka presentasinya.
"Puji syukur kepada Allah SWT dan shalawat pada kanjeng Nabi. Dengan ini, saya dari Indonesia memiliki suatu bidang ilmu yang disebut dengan santet yang dalam sejarahnya ditemukan oleh Santi dan Butet, anak tetangga saya."

Peserta konferensi terlihat begitu rileks mendengar Joko pidato.Beberapa sayup-sayup kudengar lagi muter lagu dangdut, Elvi Sukaesih,"Bisik-bisik tetangga kini mulai terdengar lagi..." dari sana aku yakin, ilmuwan seluruh dunia sangat appreciate pada karya anak bangsa. Tak terkecuali, dangdut yang kudengar sebagai bukti.

"Saudaraku yang beriman. Tingkatkan iman dan takwa...saya lanjutkan. Santet itu menjadi suatu ilmu yang menurutku kontemporer karena tidak bisa dipecahkan ilmuwan bahkan dari Jerman ini!" Ujarnya semangat. Beberapa ilmuwan asli Jerman, dibuktikan dengan stempel Jerman di kening mereka (garis kening bentuk kumis Hitler), terlihat sedikit mendelik. Mungkin mereka merasa diremehkan.

"Saudaraku, santet itu merupakan peninggalan nenek moyang.Kenapa nenek? Agar kakek-kakek tidak berselingkuh mencari daun muda. Kalau mereka tidak mencegah kakek-kakek mencari daun muda. Efek lebih lanjut akan membuat gizi anak bangsa menjadi kekurangan. Kenapa bisa kekurangan, karena kalau misal kakek-kakek pun makan daun muda, maka rusa, kambing, sapi dan kerbau akan mengalami suatu musibah internasional: bahaya kelaparan. Dan itu tidak saja membuat FAO gelisah. Tetapi juga benar-benar membuat stock pangan internasional pun terganggu....."

Hadirin memberikan applause. Prok prok prok!

"Nah, ke depan Santet akan duduk sejajar dengan ilmu fisika, matematika dan sebagainya. Sebagai ilmu yang mengangkat harkat dan martabat bangsa-bangsa internasional."

Seorang peserta, ilmuwan yang kutahu bekerja untuk Pentagon, Amerika interupsi. Namanya Robert Gates. Ia interupsi,"Opo yo yang bisa dikontribusikan santet untuk ekonomi dan perdamaian dunia?" Tanyanya dan sesaat kemudian sudah duduk lagi.

"Baik.Saya jawab pertanyaan sampeyan dari berbagai sudut pandang itu." Joko sedikit menggaruk kutunya yang ternyata masih tersisa meski sudah tidak berambut lagi. Kutu sepertinya demen aroma dukun."Begini Ki Robert, dulurku. Ketika santet sudah lebih mendunia atau mengglobal. Maka efek positif yang muncul adalah, negara-negara internasional tidak perlu narik pajak mahal-mahal dari rakyatnya cuma untuk beli senjata fisik. Berapa biaya pesawat tempur? Berapa biaya untuk tank? Senjata serbu? Iku lah mahal, bo." Bodo jadi sedikit gemulai sambil arahkan tangan kanannya ke mulut dan dikit ngegigit jari.

Luar biasa. Peserta bergemuruh memberikan applause. Bodo turun panggung sambil betulkan celananya yang sedikit turun.

"Now, it's time to Mr Toni Blank. Give him applause!" Karena kali ini giliran Toni yang naik ke depan, MC-nya bukan lagi Mr Rhenald tapi sudah diganti dengan Avril Lavigne yang hadir dengan kebaya dan selendang batiknya. Ia terlihat cantik sekali malam itu.

"Suwun semuanya." Kataku waktu itu membuka acara.

"Sebelumnya, selamat menyambut ibadah puasa yang sebentar lagi akan datang." Disahut dengan amin dari peserta yang ada.

"Saudara-saudara. Saya kali ini ingin membahas dari perspektif yudikatif dan legislatif juga eksekutif tentang sebuah masalah serius. Ini berkaitan dengan konstitusi atau institusi otak.Maksude, fungsi otak bisa dimaksimalkan sepeti halnya otak Toni. Toni selama ini telah berhasil menghafal berbagai jenis merk rokok yang ada di Indonesia.Hafal bermacam jenis makanan yang ada di warteg di Jogja, dari gudeg sampai pecel lele." Peserta kulihat jelas begitu terkesima. Terpukau.


"Kenapa ini penting kubahas, saudara-saudara?Agar kalian ingat pesan-pesan dari Mak Erot dan Joko Bodo, sejawat saya dari nusantara...."
"Toni berikan kalian resep terbaik agar kalian bisa ingat semua pesan-pesan kawan-kawanku itu. Rajin senam pagi, dan budayakan minum ASI. Itu akan secara magnetik membawa pengaruh pada kualitas otak saudara-saudara. Sepulang dari sini, ingat saja pesan Toni ini."

Udah Mas, pulang saja dari warnet. Pulang.Penuhi pesen Toni







Sunday, July 24, 2011

Manfaat Nikah atau Kawin dalam Teori Toni

Toni ingin belajar tentang cara menaklukkan dunia lewat berbagai cara yang inovasi atau innova. Dimulai dari hal-hal sederhana untuk ciptakan manuver-manuver speed up give dalam pergaulan dengan berbagai lawan jenis. Untuk adanya semacam smack down yang memiliki suatu lift dalam jumlah istri dan jumlah pacar.

Tujuan dan maksud serta orientasi dari niat untuk memiliki suatu jumlah pasangan yang banyak adalah untuk mencapai cita-cita nasional mengembangkan demokrasi di berbagai lini kehidupan masyarakat grass root atau road. Dengan begitu, berangkat dari pemikiran yang disepakati semua akademisi dunia, bahwa pertumbuhan melesat dalam jumlah atau suatu quantity membantu dunia bisa lebih cepat berkembang.

Teri Toni kuberi nama dengan Kapital Reproduksi, dengan manfaatnya secara gender bisa Toni sebut dengan "manfaat multi pasangan":

1. Untuk produktifitas atau produksi atau eskalasi jumlah dalam pembuatan KTP atau penduduk.

2. Untuk Timnas, agar mereka memiliki jumlah pemain yang siap mencari titik G-Spot agar bisa menjadi macan bola dunia yang bisa mencabik-cabik Belanda dan England juga Jerman.Timnas juga bisa membantu menjaga perdamaian di Timor Leste dan Papua.

3. Agar panti Toni bisa lebih ceria dan meriah kalau kelak penghuninya adalah orang-orang yang memiliki daya kreasi yang masturbatif seperti Toni.

Analisis Toni atas Kasus Korupsi

Mereka mengalami suatu broken home atau keretakan rumah tangga. Beberapa peneliti rumah sakit jiwa tempat Toni bekerja mengatakan, itu membuat munculnya syndrome Harry Potter atau G-Spot. Harusnya itu dipahami setiap laki-laki yang ada pada istri-istrinya. Dengan pemahaman G-Spot, maka secara elektrik mekanis, akan memunculkan efek domino kebahagiaan rumah tangga.

Rumah tangga yang bahagia itu adalah rumah tangga yang tidak korupsi. Tidak merugikan negara dan suka bergotong royong. Juga membantu donor darah ke PMI.

Penelitian di universitas-universitas besar dunia, dikatakan bahwa politik itu adalah jalan untuk bisa cepat menikah. Dengan menikah maka akan ada suatu macam energi atau semangat atau libido untuk memiliki anak. Ketika tidak punya anak, maka secara endemis, akan menyebabkan terjadinya kekisruhan 27 Juli dalam rumah tangga. Ketika rumah tangga rusak maka akan rusak pula secara simetris pada negara atau nusantara atau country.

Presiden harus memiliki suatu government yang sensual agar lelaki-lelaki pejabatnya tidak bermain ke lokalisasi dan tidak akan korupsi

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites